Nubuatan dan Kebenaran menurut Injil

Beranda » Kebenaran Firman Tuhan – Buku 2 » 2.3 – Bagaimana saya tahu kebenaran itu?

2.3 – Bagaimana saya tahu kebenaran itu?

Apakah gerejaku mengajarkan kebenaran?

Pertama-tama, kita harus mengakui bahwa Alkitab adalah kebenaran satu-satunya. Kita bisa tahu itu adalah kebenaran dengan mempelajari terpenuhinya nubuatan dan melihat fakta-fakta sejarah. Yohanes 14:29 Dan sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya kamu percaya, apabila hal itu terjadi. Nubuat membantu kita percaya. Dan, sementara ada lebih dari 25.000 penggalian arkeologi yang membuktikan Alkitab adalah sejarah yang akurat 100%, Alkitab tidak pernah memiliki nubuatan yang salah. Banyak orang mengatakan bahwa Alkitab King James begitu jauh dari teks asli sehingga tidak akurat, tetapi kenyataannya malah sebaliknya. Terjemahan King James hanya dua langkah dari teks asli. Tulisan Ibrani Perjanjian Lama aslinya diterjemahkan ke dalam apa yang disebut Naskah Masoret  oleh sekelompok orang Yahudi yang dikenal sebagai golongan Masoret dan tulisan tersebut digunakan untuk membuat terjemahan bahasa Inggris-nya. Perjanjian Baru yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dibuat berdasarkan Textus Receptus (teks dalam bahasa Yunani) yang disusun oleh sarjana Katolik Belanda, Desiderius Erasmus. Sementara beberapa orang berpendapat bahwa ini masih tidak cukup baik, hal terpenting untuk diingat adalah bahwa Tuhan menjaga firman-Nya bagi kita dan Dia tidak memberi kita sebuah buku yang tidak bisa kita pahami. 2 Tim 3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Tuhan memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

Setiap anda menyimpang dari Alkitab maka anda akan merusak dan mencemari kebenaran dan berakhir ngawur. Agama-agama seperti Islam dan Yahudi mengambil bagian dari Alkitab yang mereka suka dan membuang sisanya. Islam mengatakan mereka percaya di seluruh Alkitab, tetapi mereka memilih bagian-bagian yang mereka sukai dan tidak menyukai bagian-bagian yang lain dalam Alkitab, maka hal itu adalah “mengkorupsi” Alkitab. Yudaisme, seperti Islam, tidak percaya bahwa Yesus adalah Mesias dan mereka masih menunggu Dia untuk tiba. Bahkan Kekristenan sendiri pun penuh penyimpangan doktrinal dan memiliki ekstrim keyakinan yang sangat luas. Gereja Katolik adalah salah satu yang paling ekstrem. Alkitab tidak mengajarkan banyak doktrin yang diberlakukan di gereja Katolik, dan “keturunan”-nya (yang adalah gereja-gereja Kristen modern) mengambil doktrin palsu tersebut bersama dengan mereka ketika mereka memisahkan diri pada saat reformasi. Sebagian dari gereja-gereja agama barat memisahkan diri dari Gereja Katolik karena mereka tahu kesalahan dari Vatikan. Masalahnya adalah bahwa sebagian besar dari mereka tidak kembali sepenuhnya pada kebenaran seperti yang diajarkan oleh Yesus dan para Rasul.

Gereja Katolik Roma menyatakan dirinya “ibu” dari semua gereja. Dalam masyarakat barat hal ini benar untuk banyak gereja. Protestan, Lutheran, Episkopal, Metodis, dll lahir dari Gereja Katolik Roma, dan sebagian besar masih memiliki keyakinan yang sangat mirip dengan Gereja Katolik. Alkitab menyebutkan bahwa pada waktu akhir pemimpin agama disebut Pelacur Besar, dan “anak-anak”-nya sebagai wanita-wanita pelacur (gereja palsu), seperti telah dibahas dalam bab-bab sebelum ini. Gereja Katolik adalah salah satu kekuatan pendorong di belakang Interfaithisme dan mempromosikan kebohongan bahwa semua agama menyembah Tuhan yang sama. Ini sangat tidak benar! Misalnya: Apakah anda tahu bahwa Alloh sebetulnya adalah dewa bangsa Arab? Bahkan, dia adalah dewa bulan yang menikah dengan dewi matahari dan bintang-bintang adalah putri-putrinya. Para Muslim ingin kita percaya bahwa Alloh adalah Tuhan bangsa Israel!? Mereka pasti tidak menyembah Tuhan yang sama dengan Tuhan yang saya sembah, atau yang orang Yahudi atau orang Kristen sembah, walaupun berusaha diimajinasikan dengan cara apapun. Para pemimpin Katolik Roma saat ini bahkan mengatakan bahwa anda tidak benar-benar perlu untuk percaya dalam Yesus Kristus untuk diselamatkan! (Pasal # 841 dari Katekismus yang mengatakan bahwa umat Islam, yang tidak percaya kepada Yesus, akan diselamatkan sama seperti orang Kristen). Ini adalah kontradiksi langsung dengan kata-kata yang diucapkan oleh Yesus Kristus sendiri!

Yohanes 8:24 Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu.

Yohanes 3:18 Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Tuhan.

Kita benar-benar harus percaya bahwa Yesus Kristus adalah nyata dalam daging, disalibkan bagi dosa-dosa kita dan bangkit kembali. Inilah Injil!

Kisah 4:12 Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.

Tidak ada keselamatan dalam nama lain selain Yesus! Tidak Mohammad, tidak Buddha, tidak ada nama lain …

Tolong jangan salah paham. Aku tidak membenci Katolik. Saya punya teman Katolik yang sangat kasih, orang-orang baik, dan aku sangat mencintai mereka! Saya tidak membenci orang Katolik atau muslim atau siapapun yang mempraktekkan agama-agama lain, tapi saya ingin menekankan bahwa para pemimpin agama-agama yang mengajarkan doktrin yang salah! Jika anda penganut Katolik, Islam atau agama lain sama sekali, jangan tersinggung oleh komentar saya, dan silahkan mengambil Alkitab dan membacanya sendiri! Ini adalah guru-guru palsu dan nabi-nabi palsu yang kita perlu lihat dan ekspos apa adanya.

Jika teologi gereja anda adalah “lebar” atau “luas” dan mudah dipahami dan sesuai dengan banyak ajaran, jalan mana yang mereka ajarkan? Jalan yang luas, atau jalan yang sempit? Jalan mana yang Yesus ajarkan untuk kita ambil? Mat 7:14 karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.

Kebanyakan gereja Kristen dibangun di atas dasar ayat-ayat ini:

Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Tuhan akan dunia ini …

Yohanes 3:3 jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Tuhan.

Efesus 2:8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan.

Roma 10:9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Tuhan telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.

Ayat-ayat dalam Alkitab adalah kebenaran, ya, tapi itu tidak itu saja yang Alkitab ajarkan! Kita tidak bisa mengambil beberapa kebenaran dari Alkitab dan mengabaikan kebenaran yang lainnya. Banyak orang ingin membenarkan diri dengan mengandalkan kenyataan bahwa Tuhan telah menyelamatkan kita dengan kasih karunia-Nya. Dengan kasih karunia kita diselamatkan, tetapi Tuhan ingin kita menaati-Nya dan mengasihi-Nya dengan segenap hati, pikiran dan kekuatan. Yohanes 14:15 Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Jika kita mencari pengecualian, Tuhan melihat hati batin kita dan kita tidak bisa bersembunyi dari-Nya. Kita bisa menipu orang lain dan bahkan bisa menipu diri kita sendiri jika kita benar-benar ingin, tapi apakah kita benar-benar ingin melakukan itu? Apakah kita benar-benar ingin untuk membenarkan diri sendiri dan bukannya menyenangkan Tuhan kita dan berusaha untuk melakukan kehendak-Nya? Arti dari ayat-ayat ini jauh lebih dalam dari itu! Saya ulang: ada bahaya besar bila mengambil ayat sepotong dari konteksnya dan mengartikannya secara berbeda!

Sebagai contoh: Yohanes 6:54 Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman. Pada dasarnya apa yang beberapa orang ajarkan bahwa Alkitab berkata bahwa jika kita percaya, kita diselamatkan. Itu benar! Alkitab memang mengatakan demikian. Di sini dalam Yohanes dikatakan bahwa jika kita makan dan minum dari tubuh Yesus, kita diselamatkan. Apakah ini berarti bahwa ambil komuni (simbolis makan dan minum dari tubuhnya) sebagai cara untuk diselamatkan? Jika kita ingin menggunakan ayat ini dan membuatnya menjadi doktrin, bisa saja. Tapi itu konyol, bukan? Jadi mengapa kita membiarkan orang untuk menipu kita dengan sejenis doktrin? Kita harus mengambil Alkitab secara keseluruhan dan taat kepada Tuhan dalam setiap hal yang Dia katakan, bukan hanya sepotongan sepotongan.

Kita diselamatkan oleh kasih karunia dan kepercayaan dalam Yesus Kristus adalah keselamatan, tetapi Yesus berkata, mengapa kita memanggil-Nya Tuhan tetapi tidak melakukan apa yang Dia katakan? Lukas 6:46 Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan? Mengapa kita tidak taat kepada-Nya jika kita benar-benar mencintai-Nya? Hal yang saya argumenkan di sini adalah bahwa banyak orang tidak secara benar-benar memberikan hidup mereka kepada Tuhan dan benar-benar bertobat. Banyak orang mengajarkan bahwa berdoa maka jiwa mereka selamat, namun tidak tahu bahwa doa yang sungguh-sungguh dari hati barulah doa yang menyelamatkan, bukan kata-kata yang menyelamatkan anda, perubahan hati dan pikiran, mengakui anda berdosa, bertobat dari dosa-dosa, dan berbalik untuk mengikuti dan mentaati Tuhan, itulah yang menyelamatkan anda.

Kita harus sangat berhati-hati bahwa kita tidak mengikuti “Kekristenan” yang sudah tererosi yang sangat lazim di dunia saat ini. Kita tidak bisa melakukan apapun untuk menyelamatkan diri kita sendiri, Yesus yang melakukan semua itu di kayu salib, tetapi kita juga tidak bisa mendengarkan nasihat orang-orang yang begitu bersikeras tentang “tidak perlu melakukan sesuatu” bahkan anda tidak perlu lagi bertobat! Jika kita mengubah pikiran kita, kita sedang melakukan sesuatu. Jika kita bertobat, kita melakukan sesuatu.

Alkitab mengajakan bahwa pertobatan itu perlu

Kisah 2:38  Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.

Kisah 3:19  Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan;

Kisah 17:30 Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Tuhan memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat:

Kisah 26:20  Tetapi mula-mula aku memberitakan kepada orang-orang Yahudi di Damsyik, di Yerusalem dan di seluruh tanah Yudea, dan juga kepada bangsa-bangsa lain, bahwa mereka harus bertobat dan berbalik kepada Tuhan serta melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dengan pertobatan itu.

Yesus mengajarkan pertobatan dan para rasul juga mengajarkan pertobatan di banyak tempat di Alkitab. Untuk bertobat adalah keputusan sadar untuk berpaling dari keinginan daging anda.

Apakah Anda setuju bahwa bertobat pun berarti melakukan sesuatu? Ini bukan tindakan fisik, dan tindakan fisik tidak diperlukan untuk keselamatan, tetapi jika kita tidak berpaling dari kehidupan kita yang berdosa untuk mengikuti Tuhan, maka kita diselamatkan?

Mat 10:38 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku. 39 Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.

Mat 16:24  Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.

Lukas 18:22  Mendengar itu Yesus berkata kepadanya: “Masih tinggal satu hal lagi yang harus kaulakukan: juallah segala yang kaumiliki dan bagi-bagikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.

Yesus berkata bahwa cara untuk diselamatkan (untuk dapat melihat Kerajaan Tuhan) adalah dengan cara, “Dilahirkan Kembali”. Anehnya, kebanyakan orang tidak dapat memberitahu anda apa artinya

John 3:3 Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Tuhan.

Percaya saja tidak berarti Anda dilahirkan kembali. Iblis pun percaya, Yakobus 2:19 Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Tuhan saja? Itu baik! Tetapi setan-setanpun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar. Tetapi ia dilempar ke lautan api yang menyala kekal (Wahyu 20:10). Ada banyak orang yang percaya, namun akan ditolak, yang berharap penuh untuk dapat masuk ke surga.

Mat 7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. 22  Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? 23  Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan.

Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga! Berhati-hatilah bahwa Anda tidak tertipu oleh orang-orang yang tidak tahu kebenaran! Cukup percaya dan mengaku dengan mulut saya tidak cukup!

Kisah 8 bercerita tentang Simon, yang percaya, bahkan kemudian dibaptis, tetapi: seperti Petrus katakan,  Kisah 8:21, “Tidak ada bagian atau hakmu dalam perkara ini, sebab hatimu tidak lurus di hadapan Tuhan.”

Jika saya benar-benar percaya, saya akan mengikuti Kristus. Jika saya tidak mengikuti ajaran Kristus, apakah saya benar-benar percaya, atau aku hanya mencoba untuk sampai ke sana dengan sedikit mungkin pengaruh-Nya atas hidup saya? Apakah saya mengatakan saya percaya hanya karena saya ingin mendapatkan semuanya, dunia dan surga? Itu tidak akan bisa. Saya harus bertobat dan memberikan hidup saya kepada Yesus Kristus tanpa syarat apapun sama sekali!

Alkitab mengajarkan kita untuk “mentaati Injil”.

1 Petrus 4:17 Karena sekarang telah tiba saatnya penghakiman dimulai, dan pada rumah Tuhan sendiri yang harus pertama-tama dihakimi. Dan jika penghakiman itu dimulai pada kita, bagaimanakah kesudahannya dengan mereka yang tidak percaya pada Injil Tuhan?

2 Tes 1:8 dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau mengenal Tuhan dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita:

Paulus mengajarkan kita apa itu Injil:

1 Kor 15:1 Dan sekarang, saudara-saudara, aku mau mengingatkan kamu kepada Injil yang aku beritakan kepadamu dan yang kamu terima, dan yang di dalamnya kamu teguh berdiri. 2  Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya, seperti yang telah kuberitakan kepadamu–kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya. 3  Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, 4  bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci:

Paulus menyatakan bahwa Injil ialah berita tentang Kristus yang telah mati karena dosa-dosa kita, dan dikuburkan, dan bangkit kembali. Itulah Injil.

Injil adalah kematian, penguburan dan kebangkitan Yesus. Dilahirkan kembali adalah kematian, penguburan dan kebangkitan roh kita. Untuk mematuhi Injil adalah untuk dilahirkan kembali.

Bagaimana caranya?

Mati:

Kita matikan diri kita dengan bertobat dan memberikan hidup kita kepada Yesus Kristus sungguh-sungguh dan sepenuhnya. Jangan abaikan hal ini. Ini adalah keselamatan. Jika Anda belum benar-benar bertobat, anda bisa saja dibaptis sesuai dengan keinginan anda, tetapi Tuhan tidak akan mengisi anda dengan Roh-Nya dan menyelamatkan jiwa anda jika hati anda tidak benar, dan anda tidak benar-benar bertobat dari dosa-dosa Anda. Anda harus memberikan seluruh diri anda total dan seluruhnya!

Dikuburkan:

Penguburan adalah tindakan terbenam dalam air, baptisan dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosa. Kata Yunani asli untuk membaptis: baptizo (bap-tid’-zo) berarti membenamkan, menenggelamkan, untuk membuat betul-betul tercelup (yaitu sepenuhnya basah).

Yesus dibaptis, mengajarkan baptisan, mengawasi rasul-Nya dalam melakukannya, dan para rasul memerintahkan baptisan bagi setiap orang setelah Kristus naik dalam kemuliaan-Nya!

Yohanes 3:22 Sesudah itu Yesus pergi dengan murid-murid-Nya ke tanah Yudea dan Ia diam di sana bersama-sama mereka dan membaptis.

Orang mungkin berpendapat bahwa Yesus tidak membaptis diri-Nya sendiri (Yohanes 4:2), memang benar, tapi mengapa Dia mengajar dan mengawasi murid-murid-Nya melakukan baptis jika itu tidak perlu? Dan, Yesus benar-benar mengatakan hal itu memang diperlukan.

Markus 16:16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

Dia tidak mengatakan, “dan dibaptis jika ia mau, tapi itu tidak benar-benar diperlukan.” Kita harus dibaptis dalam nama Yesus Kristus, dan kita benar-benar harus percaya dengan segenap hati!

Para rasul mengajarkan dan memerintahkan semua baik Yahudi dan bukan Yahudi (Gentile/kafir – red) untuk dibaptis dengan air.

Kisah 2:38 Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.

Kita dikuburkan bersama Yesus oleh baptisan dalam kematian-Nya, untuk berjalan dalam hidup yang baru bersama-Nya!

Roma 6:3 Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya? 4  Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. 5  Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya. 6  Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. 7  Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa.

Apakah ini berarti bahwa baptisan menyelamatkan anda? Tidak, tidak, tapi itu adalah bagian dari taat kepada Tuhan, dan menaati Injil. Apa yang saya maksudkan dengan ini adalah, seperti pencuri yang digantung di kayu salib sebelah Yesus, Lukas23:43 Kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.” Orang ini tidak bisa dibaptis tetapi Yesus dengan jelas mengatakan ia akan bersama-Nya di surga. Jika Anda tidak memiliki kemampuan untuk dibaptis, dan Anda mati sebelum Anda mendapatkan kesempatan yang Anda dikutuk ke neraka? Tidak mungkin. Tapi harus memberi dirimu dibaptis? Ya! Tentu saja! Kita harus dibaptis dalam Kristus seperti yang dikatakan dalam Roma 6. Iman yang benar dan pertobatan akan selalu menyebabkan seseorang menjadi taat kepada rencana Tuhan untuk keselamatan. Selalu.

Bangkit kembali:

Kita dibangkitkan dengan menerima kasih karunia oleh Roh Kudus. Baik orang Yahudi:

Kisah 19:1 Ketika Apolos masih di Korintus, Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid. 2  Katanya kepada mereka: “Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?” Akan tetapi mereka menjawab dia: “Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus.” 3  Lalu kata Paulus kepada mereka: “Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?” Jawab mereka: “Dengan baptisan Yohanes.” 4  Kata Paulus: “Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus.” 5  Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. 6  Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat. .

maupun bukan orang Yahudi (Gentile):

Kisah 10:44 Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu. 45  Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengang-cengang, karena melihat, bahwa karunia Roh Kudus dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga, 46  sebab mereka mendengar orang-orang itu berkata-kata dalam bahasa roh dan memuliakan Tuhan. Lalu kata Petrus: 47  “Bolehkah orang mencegah untuk membaptis orang-orang ini dengan air, sedangkan mereka telah menerima Roh Kudus sama seperti kita?” 48  Lalu ia menyuruh mereka dibaptis dalam nama Yesus Kristus. Kemudian mereka meminta Petrus, supaya ia tinggal beberapa hari lagi bersama-sama dengan mereka.

Beberapa gereja mengajarkan bahwa baptisan adalah “baptisan Roh Kudus”, dan bahwa baptisan air tidak diperlukan. Tapi Anda akan melihat bahwa Paulus kembali membaptis dalam nama Yesus Kristus, dan bahwa Petrus menyuruh mereka dibaptis dengan air setelah mereka dipenuhi dengan Roh Kudus. Baptisan Yesus dan rasul-Nya bukanlah membicarakan baptisan Roh Kudus. Ini adalah salah satu bagian dari taat kepada Injil, dan penerimaan Roh Kudus adalah janji Tuhan, bukan sesuatu yang kita bisa mendapatkan atau lakukan untuk diri kita sendiri. Menerima Roh Kudus bukanlah sesuatu yang kita dapat pergi lalu kita dapatkan, Tuhan memberikan-Nya kepada kita ketika hati kita benar dan kita siap untuk menerima Dia. Ini adalah janji-Nya. Tuhan tidak dapat berbohong.

Jadi, pertanyaannya tetap: Apa yang Tuhan harapkan? Apa berarti benar-benar kita harus dilahirkan kembali? Apa yang harus dilakukan seseorang untuk diselamatkan?

Iman kepada Yesus Kristus dan pertobatan yang menyelamatkan seseorang. Namun, iman yang benar dan pertobatan akan selalu menyebabkan seseorang menjadi taat kepada rencana Tuhan untuk keselamatan. Ini selalu terjadi sepanjang sejarah (lihat Ibrani 11). Iman selalu menghasilkan ketaatan.

Apakah baptisan air dalam nama Yesus penting ‘? Yesus mengatakan hal itu dalam Markus 16:16 – “Dia yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan.” Ini adalah bagian dari taat kepada Injil dan taat kepada Tuhan. Sementara beberapa berpendapat bahwa ini adalah baptisan Roh Kudus, itu dibuktikan dengan sangat jelas dalam kitab Kisah Para Rasul, para rasul tahu arti ini adalah baptisan air. Dan jika baptisan benar-benar tidak perlu, mengapa Yesus dibaptis dalam air diikuti dengan pendaratan Roh Kudus-Nya seperti burung merpati sebagai contoh untuk kita ikuti? Matius 16:19 menunjukkan kepada kita bahwa Petrus diberi kunci ke Surga dan apa pun yang diikatnya di bumi akan terikat di surga, dan Petrus mengatakan bahwa baptisan adalah untuk pengampunan (aphesis dalam bahasaYunani – pengampunan) dari dosa-dosa kita (Kisah Para Rasul 2:38). Paulus mengatakan bahwa itu adalah penguburan kita dengan Kristus (Roma 6). Dan, mengapa Tuhan mengutus Phillip untuk membaptis dan mengajarkan sida-sida dalam Kisah Para Rasul 8 jika baptisan tidak terlalu penting? Dan mengapa, ketika Paulus diselamatkan, yang diberitahu untuk dibaptis dan untuk membasuh dosa-dosanya? Kisah 22:16 Dan sekarang, mengapa engkau masih ragu-ragu? Bangunlah, berilah dirimu dibaptis dan dosa-dosamu disucikan sambil berseru kepada nama Tuhan.

Apakah karunia Roh Kudus penting? Ya. Menurut Roma 8:9, jika kita tidak memiliki Roh Tuhan tinggal di dalam kita, kita bukan milik Kristus. Ini adalah Roh Tuhan yang memateraikan kita sampai hari penebusan (Ef 1:13, Ef 4:30).

Tuhan Yesus Kristus adalah kasih dan penuh belas kasihan. Ini adalah kasih dan rahmat-Nya yang telah memberi kita ini rencana besar keselamatan. Namun, Kitab Suci dengan jelas mengajarkan bahwa mereka yang menolak rencana-Nya akan dilenyapkan (2 Tesalonika 1:8, 2 Kor. 4:3). Kita perlu berhati-hati, jangan sampai kita mulai memiliki pemikiran bahwa kasih Tuhan akan membenarkan orang-orang yang tidak mematuhi rencana-Nya. Argumen yang sama dapat digunakan untuk mengatakan bahwa mereka yang tinggal di India, yang telah dikelilingi oleh agama Hindu seluruh kehidupan mereka, tidak akan dilenyapkan hanya karena mereka tidak percaya kepada Yesus. Ada banyak yang akan mengklaim bahwa Tuhan tidak pernah akan begitu kejam untuk menghukum orang-orang itu, meskipun mereka belum percaya kepada Kristus. Pada titik itu, kita berada di suatu yang disebut ” keselamatan universal” – yaitu, setiap orang akan diselamatkan. Saya akan sangat senang untuk mengiyakan hal itu, tapi kita tahu bahwa itu tidak demikian. Tuhan menghancurkan Sodom dan Gomora karena mereka jahat (penyimpangan seksual) dan mereka tidak menaati-Nya. Dia menghancurkan seluruh planet dan membinasakan jutaan orang dengan banjir, tapi hanya menyelamatkan satu keluarga, karena mereka jahat dan tidak mengakui, mengasihi dan menaati-Nya. Tuhan adalah pencipta yang mengagumkan dan mencintai umat-Nya, tetapi Dia juga Tuhan yang murka terhadap mereka yang mengingkari-Nya dan menolak untuk menaati-Nya.

Kita patuh terhadap iman kita dengan mengikuti rencana keselamatan yang diajarkan kepada kita oleh Yesus dan para Rasul; dengan mentaati Injil.

Kita harus terus-menerus mencari wajah Tuhan! Kita tidak pernah bisa tahu sampai kapan kita terus menerus mencari dan jangan puas lalu berhenti. Kita akan tahu kebenaran dan apa rencana keselamatan dengan membaca Firman, dan kita tidak pernah bisa berhenti meraih Yesus. Roh Kudus di dalam kita akan memberi kita kearifan untuk memahami Firman Tuhan dan kita terus belajar dengan membaca dan menyelidiki Alkitab dan memungkinkan Roh untuk membimbing kita.

Iblis akan selalu mencoba untuk memikat setiap kita menjauh dari kebenaran. Ini umum terjadi. Jejak perjalanan iblis untuk di taman Firdaus dapat kita lihat kembali. Pertanyaan pertama iblis untuk Hawa – ” apa yang telah Tuhan katakan?” Dia tidak mengubah taktiknya banyak dalam tahun 6000. Itulah mengapa sangat penting bahwa kita terus-menerus dan doa menggali ke dalam Firman. Senjata ofensif kita ke pertanyaan iblis “apa yang telah Tuhan katakan” adalah dengan mengatakan selalu “Ada tertulis.”

Apa yang kita pelajari hingga kini?

Kita telah belajar bahwa Tuhan mengasihi dunia ini sehingga ia menyelamatkan kita oleh kasih karunia-Nya, bahwa kita harus dilahirkan kembali, dan bahwa kita benar-benar harus percaya, dan bahwa jika kita lakukan kita akan mematuhi Injil dan memiliki cinta untuk kebenaran-Nya.

Ketika Petrus dan para rasul ditana, “Apa yang harus kami lakukan? (agar diselamatakan), Petrus menjawab: Kisah 2:38 Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. 39  Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan kita.

Janji itu adalah bagi setiap dan semua orang yang percaya dan menaati Injil Tuhan kita Yesus Kristus! Terima kasih Yesus!

Jangan tertipu oleh ajaran palsu dan nabi palsu. Alkitab sangat jelas tentang Pelacur besar dan keturunannya. Kita tidak boleh menjadi bagian dari hal itu atau kita akan dihukum bersama-sama dengannya.

Wahyu 18:4 Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: “Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.

Saran terbaik: Bacalah Alkitab sendiri! Jangan mengambil kata-kata orang lain untuk menggantikannya. Saya katakan berulang kali, bacalah Alkitab! Tuhan memberi kita firman-Nya sehingga kita bisa mengenal Dia! Ini satu-satunya cara kita benar-benar bisa mengenal Tuhan dan mengetahui kebenaran-Nya.

Mazmur 119:11 Dalam hatiku aku menyimpan janji (firman)-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.

Kita perlu firman-Nya dalam hati kita! Kami harus benar-benar membacanya sebelum kita bisa memilikinya dalam hati kita!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: